PAMERAN SENI RUPA KELAS 11

By sae gallery - January 15, 2023



Pameran Karya Seni Rupa

Pameran merupakan salah satu kegiatan yang bertujuan untuk mengenalkan karya seni yang dibuat oleh seniman atau event organizer (EO), kepada pengunjung. Karya seni yang dipajang harus ditampilkan dengan baik, agar pengunjung mendapatkan pemahaman nilai keindahan (estetis) dan nilai seni karya seni rupa.

Adapun hal yang perlu diperhatikan dalam mengelola dan menyelenggarakan pameran diantaranya sebagai berikut:

1. Panitia Pameran

Penyelenggaraan pameran karya seni rupa memiliki tujuan tertentu. Tujuan tersebut dapat tercapai apabila ada kerja sama dalam penyelenggaraan pameran. Untuk itu, diperlukan orang-orang yang bekerja dalam penyelenggaran pameran atau disebut panitia pameran. Panitia dibentuk sesuai kebutuhan dalam kegiatan pameran. Kegiatan pameran yang diselenggarakan di sekolah, struktur panitia yang dibentuk sederhana seperti, ketua, sekretaris, bendahara, dan seksi-seksi yang mengurusi materi pameran.





2 Proposal Pameran

Penyusunan proposal memiliki beragam format, namun isi pokok dalam proposal meliputi latar belakang pameran, tujuan pameran, tema pameran, hasil yang diperoleh dari kegiatan, serta, tempat dan waktu. Proposal dalam pameran karya seni, dibuat untuk kepentingan izin, mencari sponsor, informasi untuk orang tua siswa, dan pihak-pihak lain yang membantu penyelenggaraan pameran.

CONTOH PROPOSAL


3. Materi Pameran


Karya yang ditampilkan pada pameran di sekolah dapat berasal dari karya seni rupa hasil modifikasi yang dibuat siswa atas kemauannya sendiri, tugas seni rupa siswa yang dikumpulkan guru, dan karya seni rupa siswa yang memenangkan perlombaan. Pemilihan materi karya seni rupa harus memperhatikan perkembangan kebudayaan dan teknologi.


4. Kurasi Pameran

Kurasi adalah kegiatan mengelola benda-benda dalam pameran di museum atau galeri. Kurator adalah orang atau pengurus museum atau gedung pameran seni rupa. Kurasi pameran yang diselenggarakan di sekolah dilakukan oleh guru seni budaya. Tugas kurator seni rupa, yaitu menelaah faktor keunggulan karya seni yang ditampilkan dan melihat kreativitas peserta pameran.



KURASI DAN KURATOR

5. Aktivitas Diskusi

Tujuan aktivitas diskusi adalah mengembangkan sikap apresiasi dan wawasan tentang karya seni rupa. Untuk penyelenggara, aktivitas diskusi menjadi tempat saran dan kritik dari peserta diskusi. Aktivitas diskusi dilaksanakan oleh panitia pameran karya seni rupa, dan dicatat dalam bentuk tulisan, atau disimpan dalam
bentuk foto dan video
Nilai Pameran
Pameran menjadi kegiatan yang penuh muatan pembelajaran yang perlu diberikan kepada peserta didik. Dari pelaksanaan pameran, siswa dilatih untuk bekerja sama dalam tim, bertanggung jawab, dan bekerja cerdas melaksanakan suatu kegiatan. Dari kegiatan pameran dapat pula menjadi sarana untuk mendeteksi keunggulan tiap sekolah di bidang seni rupa. Ada sekolah yang unggul di segi seni lukis, ada pula yang lebih menonjol di segi desain.

B. Penyelenggaraan Pameran Karya Seni Rupa Hasil Modifikasi Anda telah mempelajari tentang konsep pameran bukan? Pada sub ini, Anda akan mempelajari tentang menyelenggarakan pameran karya seni rupa dua dan tiga dimensi hasil modifikasi. Hal apa yang perlu dipersiapkan untuk membuat pameran karya seni? Untuk lebih jelasnya, pelajari uraian materi berikaut dengan cermat! 1. Perencanaan Pameran Tahap awal dalam penyelenggaraarn suatu karya seni adalah perencanaarn. Hal yang perlu dilakukan dalam tahap perencanaan diuraikan sebagai berikut. a. Memilih tema Pada pameran karya seni hasil modifikasi, sebaiknya memilih tema yang segar dan inovatif. Tema merupakan konsep dari sebuah kegiatan, Tema akan menjiwai dan mewarnai ragam karya yang dipamerkan. b. Memilih tujuan Penyelenggaraan pameran harus memiliki beberapa tujuan, seperti sosial, kemanusiaan, atau pendidikan. Dari kegiatan pameran, dapat menjadi pembelajaran bagi siswa.


SEMESTA PEREMPUAN
C. Memilih waktu dan tempat Pameran yang dilaksanakan di sekolah, waktu dan tempat dapat disesuaikan dengan proses pembelajaran. Tujuannya, agar melaksanakan pameran tidak mengganggu kegiatan belajar-mengajar. 2. Struktur Panitia Pameran
Persiapan harus dilakukan dengan baik, agar pameran dapat berjalan dengan lancar. Salah satu persiapan yang dilakukan adalah membentuk struktur kepanitiaan. Pemilihan panitia harus dapat menempatkan orang yang tepat dan mampu menjalankan tiap tugas yang diberikan. Pemilihan struktur kepanitiaan seperti ketua, sekretaris, bendahara, dan seksi-seksi sesuai dengan kemampuan dan minat setiap siswa untuk menduduki jabatan tersebut. Hal ini dilakukan, agar pameran karya seni rupa yang diselenggarakan akan terlaksana dengan baik.

3. Proposal Pameran

Tahapan selanjutnya setelah membentuk struktur kepanitiaan adalah membuat proposal kegiatan. Fungsi proposal dalam kegiatan pameran, yaitu merinci tujuan dilaksanakan kegiatan, memberikan penjelasan kegiatan pameran, pengajuan izin kepada pihak terkait, dan mengajukan kerja sama.
4. Persiapan Pameran
Perencanaan, struktur kepanitiaan, dan proposal telah dibuat, maka tahap selanjutnya melaksanakan tugas dari tiap-tiap seksi atau divisi dalam mempersiapkan sarana dan prasarana yang diperlukan dalam pameran. Hal yang dilakukan, antara lain:
a. pengumpulan dan seleksi hasil karya siswa b. perizinan tempat pameran, C. penyediaan sarana, d. pengaturan ruang pameran, e. pembuatan katalog, dan f. penyiapan penerangan yang baik.

proses seleksi karya dengan cara dipilah di layar monitar
halaman depan ruang pameran


beberapa katalog pameran


5. Pelaksanaan Pameran

Semua proses persiapan pameran telah dilakukan, maka saat waktu yang telah ditentukan pameran dapat dimulai. Pelaksanaan pameran meliputi hal-hal sebagai berikut.

a. Penentuan berbagai hal dalam upacara pembukaan mengenai waktu, peserta, undangan, pejabat yang membuka pameran atau kepala sekolah, dan susunan acara pembukaan.

b. Pelaksanaan pameran dengan mengatur tugas-tugas dan penempatan alat-alat.

c. Dokumentasi pameran dapat dibuat dengan mengumpulkan arsip pameran dan memotret atau merekam aktivitas pameran.

d. Saat upacara penutupan pameran, jika memungkinkan upacara penutupan diselenggarakan seperti upacara pembukaan yang dihadiri peserta, panitia, dan undangan para pejabat yang terkait.

e. Setelah upacara penutupan selesai, tugas panitia adalah mengemasi alat-alat yang digunakan untuk pameran dan menyimpan karya-karya yang dipajang sesuai dengan kebutuhan dan kepemilikan.


6. Evaluasi

Setelah pameran dilaksanakan, tahap terakhir yang perlu dilakukan adalah melakukan evaluasi kegiatan pameran karya seni hasil modifikasi. Evaluasi bertujuan untuk memperbaiki kesalahan pada tahap perencanaan dan pelaksanaan untuk kegiatan yang sama di masa yang akan datang. Evaluasi membahas tentang beberapa hal mengenai hasil penyelenggaraan pameran, baik kekurangan atau




LATIHAN SOAL LKS HALAMAN 11









































  • Share:

You Might Also Like

0 comments